Twitter
KARANG TARUNA TERATAI KELURAHAN TITIPAPAN

Wahai orangtua, sediakanlah dua telinga untuk mendengarkan keluh kesah anakmu. Dengarkanlah apapun yang ingin mereka ceritakan. Berikanlah kedua tanganmu untuk memeluk mereka ketika mereka sedang sedih dan kecewa dengan dunia. Siapkan kedua matamu untuk memberi perhatian. Jadikan bahumu tempat mereka bersandar. Temanilah mereka menjadi orang dewasa.
Tugas orangtua adalah membimbing anaknya melalui masa remaja. Arahkan mereka ke jalan yang benar. Beritahukan apa saja kewajiban dan larangan yang harus dipatuhi. Didiklah mereka atau mereka akan dididik oleh lingkungan. Jika orangtua tak memberikan perhatian yang cukup maka mereka akan mencari perhatian dari orang lain. Jadilah tempat untuk curhat mereka atau mereka akan mencari tempat curhat yang lain.


Insya Allah, mulai 21 Juli 2012 kita akan menjalankan ibadah puasa bulan Ramadan 1433 H, bulan di mana umat Islam mulai menjalankan ibadah puasa wajib. Oleh karena itu, kami segenap jajaran pengurus Karang Taruna Teratai Kelurahan Titipapan mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa, semoga amal kita diterima oleh Allah SWT.


Imsakiyah Ramadhan 2012 Wilayah Medan Sekitarnya

Tanggal
Imsak
Shubuh
Dhuha
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya’
21 Juli 2012
04:52
05:02
06:44
12:34
15:58
18:43
19:57
22 Juli 2012
04:52
05:02
06:44
12:34
15:58
18:43
19:57
23 Juli 2012
04:53
05:03
06:44
12:34
15:58
18:43
19:56
24 Juli 2012
04:53
05:03
06:44
12:34
15:58
18:43
19:56
25 Juli 2012
04:53
05:03
06:44
12:34
15:58
18:43
19:56
26 Juli 2012
04:53
05:03
06:44
12:34
15:57
18:42
19:56
27 Juli 2012
04:53
05:03
06:44
12:34
15:57
18:42
19:56
28 Juli 2012
04:54
05:04
06:44
12:34
15:57
18:42
19:56
29 Juli 2012
04:54
05:04
06:44
12:34
15:57
18:42
19:55
30 Juli 2012
04:54
05:04
06:44
12:34
15:56
18:42
19:55
31 Juli 2012
04:54
05:04
06:45
12:34
15:56
18:42
19:55
1 Agus 2012
04:54
05:04
06:45
12:34
15:56
18:42
19:55
2 Agus 2012
04:54
05:04
06:45
12:34
15:56
18:42
19:54
3 Agus 2012
04:54
05:04
06:45
12:34
15:55
18:42
19:54
4 Agus 2012
04:55
05:05
06:45
12:33
15:55
18:41
19:54
5 Agus 2012
04:55
05:05
06:45
12:33
15:54
18:41
19:54
6 Agus 2012
04:55
05:05
06:44
12:33
15:54
18:41
19:53
7 Agus 2012
04:55
05:05
06:44
12:33
15:54
18:41
19:53
8 Agus 2012
04:55
05:05
06:44
12:33
15:53
18:41
19:53
9 Agus 2012
04:55
05:05
06:44
12:33
15:53
18:40
19:52
10 Agus 2012
04:55
05:05
06:44
12:33
15:52
18:40
19:52
11 Agus 2012
04:55
05:05
06:44
12:33
15:52
18:40
19:52
12 Agus 2012
04:55
05:05
06:44
12:32
15:51
18:40
19:51
13 Agus 2012
04:55
05:05
06:44
12:32
15:51
18:39
19:51
14 Agus 2012
04:55
05:05
06:44
12:32
15:50
18:39
19:50
15 Agus 2012
04:55
05:05
06:44
12:32
15:50
18:39
19:50
16 Agus 2012
04:55
05:05
06:44
12:32
15:49
18:39
19:50
17 Agus 2012
04:55
05:05
06:44
12:31
15:48
18:38
19:49
18 Agus 2012
04:55
05:05
06:44
12:31
15:48
18:38
19:49
19 Agus 2012
04:55
05:05
06:43
12:31
15:47
18:38
19:48



FORKARI TERATAI
( FORUM KOMUNIKASI REMAJA ISLAM KARANG TARUNA TERATAI )

FORKARI TERATAI adalah sebuah wadah yang didirikan oleh Karang Taruna Teratai untuk menggalang para pelajar dan mahasiswa yang memiliki kepedulian terhadap remaja muslim dan permasalahannya. FORKARI TERATAI Akan di resmikan pada : 01 Juli 2012, FORKARI TERATAI juga merupakan wadah/forum yang didirikan untuk memberikan tempat kepada para remaja muslim dalam mengekspresikan berbagai potensi yang  dimilikinya dengan pembinaan nilai-nilai islami.

Oleh: 
Maria R. Nindita Radyati, PhD
Seperti kita ketahui, masih banyak yang menganggap tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) sebagai perhabisan biaya. Akan tetapi, menurut penelitian Price Waterhouse Cooper (PWC) sudah ada perusahaan yang menganggap CSR sebagai investasi jangka panjang.
Seperti halnya investasi dalam proyek apa pun, perusahaan selalu mengharapkan tingkat pengembalian atau Return on Investment (ROI). Tingkat ROI menunjukkan berapa besar investasi tersebut menghasilkan tingkat pengembalian bagi perusahaan. ROI dapat digunakan juga untuk mengukur besarnya tingkat pengembalian dari investasi dalam CSR.
Akan tetapi, ada suatu konsep baru yang biasa digunakan oleh organisasi nirlaba, seperti yayasan, koperasi, dan asosiasi untuk mengukur dampak kegiatan yang mereka lakukan kepada komunitas.Konsep tersebut adalah Social Return on Investment (SROI) atau tingkat pengembalian sosial.

Ajaib! Dalam beberapa tahun saja trilliunan Rupiah uang negara plus dana pinjaman asing mengalir ke kas penyelenggara pembangunan desa dan kota. Rejim berkoar bahwa mereka sukses dengan skema program yang mereka anggap partisipatif. Ribuan fasilitator dilatih, dimobilisasi dan digaji untuk satu upaya yang mereka sebut sebagai fasilitasi pemberdayaan warga, dari desa pelosok di Sabang hingga pedalaman Merauke.
Di lain pihak, para penganjur penguatan warga sipil (civil society) atau NGO menilai, klaim ini sebagai sesuatu yang tak berdasar dan bombastis. Dana mungkin telah didistribusi namun mereka belum melihat bukti bahwa warga telah menunjukkan rasa memiliki (ownership) sehingga dengan sukarela menjaga dan memanfaatkan bantuan tersebut. Mereka menyodorkan bukti bahwa banyak sekali fasilitas bantuan yang tidak berfungsi sebagai mana mestinya. Pada tingkat makro, pengangguran dan urbanisasi dari desa ke kota malah semakin tinggi dan menjadi persoalan baru di pusat-pusat kota.
Kita mungkin pernah melihat satu pos bantu kesehatan yang hanya menjadi tempat tidur kambing dan ayam kampung. Kotoran mereka mengering di atas lantai. Atau, bangunan yang sedianya untuk balai pertemuan warga namun hanya menjadi tempat jemur pakaian. Penulis juga pernah mengamati denyut program pada suatu desa dimana terdapat beberapa fasilitas umum seperti Mandi Cuci Kakus (MCK) bertuliskan tahun 2009, sarana pipa air dan satu lagi MCK yang dibangun tahun 2005 berdiri tak berjauhan dari rumah aparat desa. Bantuan-bantuan itu hadir di satu titik. Seakan-akan hanya elite desa yang butuh.